Postingan

IMPLEMENTASI RUNNING SEVEN SEGMENT PADA BASCOM AVR DENGAN PROTEUS 8 PROFESSIONAL

Gambar
Seven segment adalah segmen-segmen yang digunakan menampilkan angka. Seven segmen ini tersusun atas 7 batang LED yang disusun membentuk angka 8 dengan menggunakan huruf a – f yang disebut DOT MATRIKS. Setiap segmen ini terdiri dari 1 atau 2 Light Emitting Dioda ( LED). Program yang akan kita buat adalah program untuk menampilkan sebuah karakter angka pada display seven segment (1 digit). Dalam hal ini kaki-kaki bebas seven segment jenis common anode dihubungkan dengan PORTC mikrokontroler AVR ATmega. Program : $regfile = "m8535def.dat"  Pernyataan ini menunjukkan bahwa program yang kita buat ikut melibatkan file pre-prosesor m8535.dat. File ini telah disediakan dalam software BASCOM-AVR, sehingga kita tinggal memanggilnya dengan menggunakan perintah $regfile. File preprosesor ini berisikan kode-kode pengaturan yang berkaitan dengan register dalam mikrokontroler yang akan digunakan. Dalam program ini kita pilih IC mikrokontroler AVR Atmega8535. Dalam menggunakan BASCOM...

REPRESENTASI DAN MANIPULASI LEVEL BIT, POINTER DAN ARRAY

 REPRESENTASI DAN MANIPULASI LEVEL BIT, POINTER DAN ARRAY Bahasa pemrograman C mendukung operasi Boolean level bit. Simbol yang biasa digunakan untuk melakukan operasi Boolean pada C adalah : | untuk OR, & untuk AND, ~ untuk NOT, dan ^ untuk EXCLUSIVE‐OR.  Operasi‐operasi ini dapat dilakukan pada berbagai tipe data, seperti char, int, short, long atau unsigned. Pada operasi logika, C juga mendukung dengan simbol : || untuk operasi logika OR, && untuk operasi logika AND, dan ! untuk operasi logika NOT. Operasi ini mudah tertukar dengan operasi Boolean level bit, tetapi sebenarnya kedua operasi ini sangat berbeda. Pada operasi logika, setiap argumen yang bukan nol merepresentasikan TRUE, sementara argumen nol (0) merepresentasikan FALSE. Fungsi logika mengembalikan nilai 1 dan 0, yang mengindikasikan TRUE dan FALSE. Selain operasi Boolean dan operasi logika, terdapat juga operasi shift. C dapat melakukan operasi shift pada level bit ke kiri dan ke kanan. Pad...

KOMPILASI DAN DISASSAMBLE PROGRAM

Gambar
KOMPILASI DAN DISASSAMBLE PROGRAM Suatu program komputer akan mudah dibaca dan dimengerti oleh manusia jika ditulis dalam bahasa manusia atau bahasa tingkat tinggi (high level language), seperti bahasa pemrograman C. Tetapi, agar program yang telah dibuat tersebut dapat dijalankan pada sistem komputer, maka setiap baris instruksi atau pernyataan pada bahasa program C harus diterjemahkan oleh suatu program lain agar berubah menjadi urutan instruksi yang sesuai dengan bahasa mesin tingkat rendah. Instruksi‐instruksi tersebut kemudian dikemas dalam suatu bentuk yang disebut executable object program dan disimpan dalam file biner. Langkah‐langkah menerjemahkan baris‐baris kode program pada C menjadi file eksekusi dilakukan dalam empat langkah meliputi pre‐processor, compiler, assembler, dan linker, yang seluruhnya disebut sistem kompilasi. Misalkan kita menulis program C dalam dua file p1.c dan p2.c. Kemudian kita mengkompilasi kode program tersebut dengan mengetikkan command line ...